DEKAN DAN WAKIL DEKAN FH UM PONTIANAK SEBAGAI PANELIS DEBAT CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PADA PILKADA KABUPATEN KAYONG UTARA, MELAWI, DAN LANDAK 2024

DEKAN DAN WAKIL DEKAN FH UM PONTIANAK SEBAGAI PANELIS DEBAT CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PADA PILKADA KABUPATEN KAYONG UTARA, MELAWI, DAN LANDAK 2024

KALBAR, – Pesta Demokrasi di daerah dalam bentuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 menjadi momentum untuk menguji visi dan misi calon kepala daerah beserta dengan program-program yang sudah dicanangkan untuk ke depannya.

Selain itu, hal tersebut juga menjadi dasar evaluasi bagi pembangunan daerah, baik fisik maupun sumber daya lainnya yang sudah berjalan, agar ke depan calon kepala daerah dapat memperbaiki kekurangan atas kinerja pemimpin sebelumnya.

Cara mengetahui evaluasi dan program ke depan calon kepala daerah tersebut biasanya diuji melalui debat visi dan misi serta program kandidat atau calon kepala daerah. Di Kalimantan Barat terdapat 14 Kabupaten-Kota yang menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahun sekali ini, termasuk tingkat provinsi.

Pada tahun 2024, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak terlibat langsung dalam proses tersebut sebagai Panelis di beberapa Kabupaten di Kalimantan Barat. Dekan dan Wakil Dekan FH UM Pontianak, Anshari dan M. Fajrin, terlibat aktif sebagai Panelis Debat Calon Bupati & Wakil Bupati pada Pilkada Kabupaten Kayong Utara, Melawi, dan Landak.

Sebagai Panelis, kemudian merumuskan pertanyaan dalam tema maupun sub-tema yang sudah ditentukan. Adapun contoh konteks materi debat yang dirumuskan seperti Optimalisasi Kinerja Ekonomi, Hilirisasi Industri dan Pelestarian Lingkungan Hidup, Pemerataan Infrastruktur Dasar, Peningkatan Kondusivitas Antar Wilayah dan Tata Ruang.

Kemudian, Pengembangan Sumber Daya Manusia Berdaya Saing, Penanganan Transisi Demografi dan Pengentasan Kemiskinan, dan Peningkatan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan. Diharapkan dengan keterlibatan aktif akademisi dalam menguji visi dan misi tersebut dapat menghasilkan kepala daerah yang berkualitas dalam pembangunan.

By: FH UM Pontianak

Scroll to Top