DEKAN FH UM SURABAYA DAN DEKAN FH UHAMKA JADI NARASUMBER DALAM LEGAL TALKS YANG DISELENGGARAKAN BEM, DPM, DAN IMM FH UM PONTIANAK

DEKAN FH UM SURABAYA DAN DEKAN FH UHAMKA JADI NARASUMBER DALAM LEGAL TALKS YANG DISELENGGARAKAN BEM, DPM, DAN IMM FH UM PONTIANAK

PONTIANAK, 26 Juli 2025 – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak kembali menggelar forum intelektual bertajuk Legal Talks, menghadirkan dua tokoh nasional Muhammadiyah: Satria Unggul Wicaksana, S.H., M.H. (Dekan FH UM Surabaya) dan Bisman Bakhtiar, S.H., M.H., M.M. (Dekan FH UHAMKA Jakarta), Jumat (26/7).

Acara ini merupakan inisiatif bersama mahasiswa yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di bawah kepemimpinan Arfan (Gubernur BEM) dan Ceremona Swartikarin (Wakil Gubernur BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) yang diketuai oleh Haykal Januardi, serta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FH UM Pontianak yang dipimpin oleh Yogi Triramadhani.

Dengan tema “Korupsi dan Ancaman terhadap Hak Asasi Manusia”, Legal Talks menjadi wadah strategis mahasiswa untuk mendalami isu hukum kontemporer yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat dan keberlangsungan negara hukum.

Dalam pemaparannya, Satria Unggul Wicaksana menjelaskan bahwa korupsi adalah kejahatan sistemik yang merampas hak-hak dasar warga negara, terutama hak atas pelayanan publik, pendidikan, dan lingkungan sehat. “Korupsi itu merusak keadilan sosial. Ketika anggaran dikorupsi, maka hak-hak warga negara terampas. Ini adalah pelanggaran HAM dalam bentuk paling konkret,” jelasnya.

Sementara itu, Bisman Bakhtiar menekankan bahwa mahasiswa hukum harus memiliki keberanian moral untuk menjadi garda terdepan dalam gerakan antikorupsi dan pembelaan HAM. “Hukum yang tidak dibela dengan keberanian akan menjadi alat kekuasaan. IMM, BEM, dan DPM harus menjadi kekuatan moral dan intelektual di tengah krisis integritas hukum hari ini,” tegasnya.

Legal Talks ini merupakan bagian dari rangkaian Sekolah HAM PP Muhammadiyah, yang diselenggarakan di Pontianak pada 24–26 Juli 2025. Kegiatan ini memperkuat semangat kritis mahasiswa dan meneguhkan peran mereka sebagai kader hukum berkemajuan di bawah panji Muhammadiyah. (IM)

By: FH UM Pontianak

Scroll to Top